4 Cara Tepat Cek Saldo BPJS Ketenagkerjaan Sesuai Gaya Kesukaanmu

Jutaan peserta BPJS Ketenagakerjaan bahkan tidak menyadari, bahwa mereka bisa melakukan cek saldo setiap hari tanpa harus meninggalkan rumah. Dan Anda adalah salah satu dari mereka.



Tidak sedikit dari para peserta BPJS TK yang masih kebingungan saat ingin melakukan pengecekan saldo BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki. Dan cukup banyak juga diantara mereka yang sama sekali belum tahu bagaimana cara melakukannya.

Bahkan ada pula peserta yang menerima informasi salah, sehingga mereka menganggap bahwa cek saldo BPJS Ketenagakerjaan adalah benar-benar susah.

Apabila dibiarkan seperti ini maka bisa jadi peserta BPJS TK tidak tahu sama sekali berapa jumlah saldo BPJS Ketenagakerjaan yang telah terkumpul.

Hal itu tidaklah menjadi salah, akan tetapi di situs ini kami akan memberikan artikel menarik yang akan menyajikan informasi valid dan mudah dipahami.

Kami telah merangkum informasi dari berbagai sumber agar benar-benar bisa memberikan solusi terbaik untuk mengatasi masalah yang dihadapi peserta BPJS TK.

Lalu bagaimana sebenarnya cara cek saldo BPJS Ketenagakerejaan yang tepat?


Temukan dan Pilihlah Cara Paling Tepat Cek Saldo BPJS Ketenagkerjaan Sesuai Gaya Kesukaanmu


BPJS Ketenagakerjaan tidak lain merupakan badan penyelenggara jaminan sosial yang memberikan perlindungan bagi para tenaga kerja, agar dapat meminimalisir resiko sosial dan ekonomi tertentu yang bisa saja dialami.



Sebenarnya ada baiknya juga untuk peserta mengetahui jumlah saldo BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki, karena dengan mengetahuinya minimal dapat membantu untuk menentukan berapa jumlah saldo yang dapat diklaim serta dicairkan di kemudian hari.

Mari temukan dan pilihlah cara paling tepat cek saldo BPJS Ketenagakerjaan sesuai gaya kesukaanmu. Dan ambillah satu diantara cara termudah serta menyenangkan yang paling kamu sukai untuk membantu cek saldo BPJS Ketenagakerjaan kedepannya.

Nah agar hidup bisa tenang dan tidurpun menjadi lebih nyaman, dengan senang hati silahkan baca dan simak informasi selengkapnya pada artikel menarik di bawah ini.

#1. Mengunjungi Website BPJS Ketenagakerjaan


Siapa diantara kita yang suka berselancar browsingan dengan adanya internet aktif yang tersambung, entah hanya sekedar melihat-lihat atau mencari informasi pada halaman website?

Jika itu termasuk kamu sebagai peserta BPJS TK, maka cara ini cocok digunakan untuk mencoba mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan yang sudah terkumpul.


Bisa dibilang dengan mengunjungi website BPJS Ketenagakerjaan merupakan cara mudah untuk cek saldo yang dimiliki. Berikut ini langkah-langkah yang perlu diperhatikan oleh peserta agar apa yang diharapkan benar-benar bisa tercapai.

  • Silahkan buka halaman website resmi BPJS Ketenagakerjaan terlebih dahulu, dengan alamat lengkap "https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id".
  • Lanjutkan dengan menggesernya pada tampilan bagian bawah yang bertulisakan Layanan Peserta. Lalu pilih pada kolom Tenaga Kerja dan silahkan klik tombol MASUK
  • Kemudian pilih BPJSTKU
  • Lalu buatlah akun dengan cara memasukkan data kependudukan serta data kepesertaan sesuai apa yang diminta pada website tersebut.

Begitu selesai memiliki akun, peserta bisa langsung login dan mengecek jumlah saldo BPJS Ketenagakerjaan yang sudah terkumpul

#2. Miliki Aplikasi BPJSTKU di Telepon Pintar


Gimana tidak enak jika kita sebagai peserta dimanjakan dengan kehadiran Aplikasi BPJSTKU yang dapat di pasang pada telepon pintar.



Namun sebelum bisa melakukan cek saldo BPJS Ketenagakerjaan, kita harus terlebih dahulu mengunduh dan menginstall aplikasi tersebut di perangkat telepon pintar yang biasa kita gunakan.

Untuk lebih jelasnya mari perhatikan panduan lengkap di bawah ini

  • Silahkan dapatkan dan unduh Aplikasi BPJSTKU di Play Store atau App Store, jika proses mengunduh sudah berhasil lanjutkan untuk menginstallnya di telepon pintar.
  • Setelah terpasang pada telepon pintar lanjutkan dengan membuka aplikasi tersebut
  • Bagi yang belum memiliki akun BPJSTKU, segeralah selesaikan langkah registrasi terlebih dahulu atau kita juga dapat langsung login dengan bantuan akun Gmail.
  • Jangan lupa untuk mengecek kotak masuk email yang telah digunakan registrasi untuk melihat kode verifikasi yang telah dikirimkan.
  • Lanjutkan dengan memasukkan PIN aktivasi yang telah dikirimkan pada pesan email.
  • Masukkan PIN untuk masuk ke akun
  • Masukkan data kependudukan sesuai KTP Elektronik
  • Masukkan data kepesertaan sesuai KPJ (Kartu Peserta Jamsostek)/BPJS Ketenagakerjaan
  • Masukkan nomor handphone yang biasa digunakan komunikasi
  • Masukkan kode verifikasi yang akan diterima lewa SMS.

Setelah semuanya diselesaikan maka cek slado BPJS Ketenagakerjaan sudah dapat dilakukan.

#3. Mendatangi Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Terdekat


Meskipun terkesan konvensional, namun masih banyak peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menggunaka cara ini sebagai andalan loh!

Dan sebenarnya cukup mudah juga untuk mengecek saldo yang telah terkumpul dengan menggunakan cara ini, karena kita tingal mencari keberadaan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat, lalu mendatanginya dengan tak lupa membawa kartu BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki.


Ketika sudah sampai di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, di sana kita akan menemui petugas BPJS Ketenagakerjaan untuk meminta bantuan kepada mereka agar melakukan pengecekan jumlah saldo pada akun kita.

Bagi kamu yang belum tahu di mana kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dari lokasimu, kami punya saran untuk mengeceknya di website BPJS Ketenagakerjaan.


#4. Cukup Melalui Pesan Singkat SMS


Cara ini sebenarnya juga cukup mudah banget untuk dicoba lho. Soalnya kita cukup mengirimkan format pesan SMS dan tinggal menunggu balasan baliknya berupa informasi saldo BPJS Ketenagakerjaan yang kita miliki.



Dan kami sebenarnya juga mereferensikan cara ini, karena selain mudah, praktis, tidak perlu terhubung layanan internet tentunya jugat tanpa ribet, dengan hanya menghubungi layanan 2757.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan cukup melalui pesan singkat SMS, silahkan simak lebih mendetailnya dengan Klik Di Sini.

Intip Kemana Pengalokasian Setoran Iuran BPJS Ketenegakerjaan Setiap Bulannya?


Di negara kita Indonesia, seorang pekerja wajib untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Akan ada banyak keuntungan yang bisa di dapat peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai hak yang dimiliki.

Dan sebagai imbalan hak yang di dapat tentu berlaku pula hukum timbal balik saling melengkapi, dengan wujud peserta harus melakukan kewajibannya untuk melakukan setoran iuran setiap bulanannya.

Ingin tahu apa saja hak-hak yang bisa didapatkan peserta BPJS Ketenagakerjaan?

Silahkan simak penjelasan berikut ini.

1. Jaminan Hari Tua (JHT)


Untuk jumlah setoran yang telah ditetapkan yaitu sebesar 5,7% dari gaji bulanan yang didapat, dengan perincian 2% dari pekerja dan 3,7% dari perusahaan.

Sedangkan buat orang yang termasuk bukan penerima upah, setoran yang diwajibkan cukup 2% setiap bulannya. Sementara untuk para pekerja migran, besaran setorannya ialah Rp 105 - Rp 600 ribu tipa bulan.

Dan tahukah kamu? Bahwa saldo dana JHT sudah bisa dicairkan peserta meski tanpa harus menunggu masa pensiun lho!

Pada sebelumnya, PP No. 46 Tahun 2015 telah memberikan aturan bahwa peserta hanya bisa mencairkan JHT dengan syarat apabilan sudah berusia 56 tahun, mengalami kondisi cacat permanen atau meninggal dunia.

Dan setelah aturan tersebut direvisi untuk perbaikan, maka peserta BPJS TK sudah diperbolehkan mencairkan saldo dana JHT dengan ketentuan dalam kondisi telah berhenti bekerja, di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau peserta akan melakukan perjalanan ke luar negeri dan atau tidak pulang untuk kembali menetap tinggal di Indonesia.

2. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)


BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada peserta dari resiko terjadinya kecelakaan kerja.

Dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan telah mengeluarkan kebijakan yang berlaku bagi semua peserta. Kebijakan tersebut mengatur persoalan rincian besaran setoran iuran bulanan dari peserta BPJS TK, untuk lebih lengkapnya perhatikan informasi di bawah ini :

  • Peserta dari golongan penerima upah : 0,24% - 1,74%
  • Peserta dari golongan bukan penerima upah : 1%
  • Jasa Konstruksi : 0,21%
  • Peserta dari para pekerja migran : Rp 370.000

3. Jaminan Kematian


Ahli waris akan menerima hak Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan berupa pemberian uang tunai apabila peserta yang bersangkutan telah meninggal dunia.

Berikut ini besaran iuran yang bisa diperhatikan :

  • Peserta dari golongan penerima upah : 0,3%
  • Peserta dari golongan bukan penerima upah : Rp 6.800 
  • Jasa Konstruksi : 0,21%
  • Peserta dari para pekerja migran : Rp 370.000

4. Jaminan Pensiun 


Pastinya kamu sudah tahu bukan bahwa ini ditujukan untuk apa? Yups sebagai tabungan menyambut masa pensiun peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Besaran iuran dari Jaminan Pensiun adalah sebesar 1% dari pekerja dan 2% dari tempat peserta bekerja atau perusahaan.

Sampai sini tentunya sudah paham dong gimana kita sebagai peserta tahu cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan?

Ada satu tips nih yang wajib diingat teman-teman peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena hak yang kita klaim ini ditujukan untuk jaminan di hari tua nanti, tidak ada salahnya untuk dipertimbangkan matang-matang sebelum nantinya memutuskan untuk mencairkannya.

Semoga bermanfaat dan salam sejahtera!