Minggu, 08 September 2019

Cara Ngecas HP yang Benar Agar Baterai Awet

Salah satu alasan seseorang membeli smartphone baru yaitu baterainya yang rusak. Baterai adalah jantung dari sebuah smartphone. Jika baterai rusak, tidak peduli seberapa bagus atau apa mereknya, itu tidak lagi berguna. Untuk mencegah baterai ponsel pintar memburuk dengan cepat, cara mengisi baterainya harus dilakukan dengan benar .


Ponsel pintar dengan kapasitas baterai tinggi tidak menjamin memiliki waktu penggunaan paling lama dibandingkan dengan telepon lain. Ini karena sebagian besar ponsel dengan kapasitas baterai tinggi memiliki perangkat lunak dan sistem yang juga memerlukan penggunaan baterai tinggi.

Artikel ini akan membahas cara untuk mengisi daya baterai smartphone dengan benar yang dapat memperpanjang usia baterai ponsel Anda.

1. Gunakan Charger Asli
Cara terbaik untuk mengisi daya baterai yang benar yaitu dengan menggunakan charger yang asli (yang 1 box dengan ponsel). Ini karena charger yang asli akan memberikan aliran listrik paling akurat yang dibutuhkan oleh smartphone. Charger yang bukan asli mungkin memiliki arus listrik yang tidak kompatibel dengan smartphone dan ini akan menyebabkan baterai rusak dengan cepat.

2. Jangan Digunakan Selama Pengisian
Ini biasanya dilakukan oleh mereka yang suka bermain game di smartphone mereka. Saat baterai hampir habis, mereka menghubungkan ponsel ke pengisi daya atau power bank dan melanjutkan permainan. Ini akan menyebabkan baterai menjadi terlalu panas dan bahkan dapat merusak baterai ponsel Anda. Cara yang terbaik adalah membiarkan baterai tidak digunakan saat sedang diisi.

3. Jangan Biarkan Kosong
Kapan waktu terbaik untuk mengisi baterai ponsel pintar? Ketika baterai ponsel 20%, baterai harus diisi ulang. Jangan menunggu sampai baterai terlalu rendah atau sampai ponsel mati hanya untuk mengisi daya karena akan menyebabkan baterai cepat rusak.

4. Jangan Isi Penuh
Sebagai gantinya, jangan mengisi baterai terlalu penuh. Sebagian besar situs web teknologi merekomendasikan agar baterai ponsel cerdas hanya diisi hingga 80%. Baterai hanya perlu diisi hingga 100% sebulan sekali sebagai proses kalibrasi baterai.

5. Jangan Ngecas Semalaman
Ada juga kebiasaan pengguna yang lebih suka mengisi daya ponsel cerdas mereka sebelum tidur dan melepas pengisi daya saat bangun di pagi hari. Memang walaupun sebagian besar smartphone sekarang memiliki sistem yang berhenti mengisi setelah baterai penuh. Namun, hal ini bisa menjadi pencegah.

6. Buka Kasing Saat Mengisi
Saat baterai sedang diisi, tentu saja smartphone kita akan sedikit panas. Itu normal. Untuk mencegah ponsel menjadi lebih panas, buka penutup telepon agar suhu lebih mudah dikeluarkan. Suhu tinggi dapat merusak baterai ponsel Anda.

7. Power bank yang baik, Sesuai, dan Asli
Powerbank adalah mitra ponsel cerdas yang baik. Pemilihan power bank yang tepat juga dapat memengaruhi masa pakai baterai. Pilih power bank yang memasok arus sesuai kebutuhan baterai. Power bank yang baik juga memiliki kemampuan untuk memutuskan pasokan ketika baterai sudah penuh.

8. Baca Buku Manual
Sudahkah Anda membaca buku manual setelah membeli ponsel? Sebagian besar dari kita belum pernah membaca manual yang disediakan. Faktanya, banyak informasi yang disajikan dalam manual termasuk cara mengisi daya dengan benar .

Pertanyaan populer lainnya. Perlukah mengisi daya smartphone baru hingga 8 jam?

Jika Anda membeli smartphone  5-6 tahun yang lalu, saran ini mungkin masih berlaku. Ini sebenarnya terkait dengan jenis baterai yang digunakan oleh smartphone. Jika ponsel cerdas Anda menggunakan baterai Nickel-Cadmium (Ni-Cad), saran untuk mengisi 8 jam masih berlaku.

Tetapi hampir semua smartphone sekarang hadir dengan baterai Lithium-Ion (Li-On). Jadi, Anda tidak perlu mengisi baterai telepon hingga 8 jam.

Selain itu, sebagian besar ponsel cerdas juga dilengkapi dengan sistem pemutus ketika kapasitas baterai penuh.
Baca Juga