Minggu, 01 September 2019

Bagaimana Harga Emas Ditentukan?

Dengan harga emas berubah setiap harinya, ada peningkatan rasa ingin tahu dari kita mengenai harga saat ini dan masa depan dari logam mulia ini. Sejumlah faktor memengaruhi harga emas, dan di artikel ini, kita akan melihat faktor-faktor tersebut.


Untuk ekonomi apa pun, emas dan perak adalah aset yang paling berharga. Pasar saham, ekonomi dunia, tingkat inflasi, dan, tentu saja permintaan dan penawaran menentukan harga dari logam mulia ini. Dengan banyak investor yang menjelajahi pasar emas dan perak untuk berinvestasi, selalu membantu untuk memahami proses penetapan harga. Kami telah menjelaskan proses rumit ini, dengan mempertimbangkan keduanya, teknik penetapan harga tetap dan harga spot. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas adalah permintaan-penawaran dan ekonomi dunia. Mari kita lihat konsekuensi dari faktor-faktor ini secara singkat.

Permintaan-Pasokan
Seperti halnya komoditas lain, permintaan dan penawaran emas dan perak memainkan peran penting dalam penentuan harga mereka. Ketika permintaan untuk setiap komoditas meningkat, harganya pasti akan meningkat. Demikian pula, jika ada persediaan yang melimpah, dan permintaan berkurang, harganya akan turun. Dalam hal logam ini, permintaan berasal dari beberapa sumber utama:
  1. Permintaan Investasi - Emas dan perak dianggap sebagai salah satu opsi investasi paling aman. Ini menarik tuntutan dari individu, lembaga, dan pemerintah dalam hal koin, bar, dan Exchange Transfer Funds (ETFs).
  2. Permintaan Industri - Meskipun logam ini dipertimbangkan untuk penggunaan domestik, mereka memiliki aplikasi industri. Banyak aplikasi menggunakan logam ini karena konduktivitas mereka, kelenturan, dan daya tahan.
  3. Permintaan Perhiasan - Ini adalah jenis permintaan yang paling umum. Permintaan untuk perhiasan emas selalu di sisi yang lebih tinggi, dan dengan demikian ini memainkan peran penting dalam menentukan harga emas.
Ekonomi Dunia
Pengaruh ekonomi dunia pada harga emas sangat besar. Kebanyakan orang cenderung berinvestasi dalam emas dan perak, dan ini membuat harga logam ini mahal. Ketika harga emas berada di sisi yang lebih tinggi, ini menunjukkan ekonomi yang sedang berjuang. Ketika pasar berjalan dengan baik, ROI pada logam ini cukup menarik untuk menarik investasi. ROI lebih tinggi dari tingkat inflasi. Dalam kasus ekonomi yang sedang berjuang, ROI ditebang ke titik yang lebih rendah dari tingkat inflasi. Ini berarti investasi akan memberikan pengembalian negatif. Namun, selama ekonomi yang berjuang, taruhan teraman adalah investasi emas atau perak. Jadi, investor kembali berinvestasi pada logam ini, dan harganya naik.
Baca Juga