Jumat, 21 Juni 2019

Langkah untuk Pindah Dari Karyawan Menjadi Pengusaha

Sudahkah Anda mempertimbangkan untuk berhenti dari pekerjaan sehari-hari demi memulai bisnis? Apakah Anda baru saja kehilangan pekerjaan dan saat ini sedang mencari cara alternatif untuk mencari nafkah? Pernahkah Anda bermimpi memiliki bisnis sendiri suatu hari nanti?

Sebelum Anda melakukan lompatan ke dunia wirausaha, pertimbangkan 5 langkah ini:


Perjelas tujuan 
Tidaklah cukup untuk memutuskan langsung untuk menjadi pemilik bisnis atau penguasaha. Ada beberapa pertanyaan dan hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda melangkah maju untuk menjadi pemilik bisnis. Anda perlu memikirkan jenis bisnis apa yang ingin Anda jalankan. Anda harus menentukan apakah Anda ingin menumbuhkannya dari awal, membeli bisnis yang sudah ada, atau membeli waralaba yang tersedia. Tetapi bahkan sebelum Anda memutuskan bahwa Anda harus berpikir tentang bagaimana bisnis akan cocok dengan sisa hidup Anda. 

Menjalankan bisnis dapat menjadi komitmen besar waktu dan uang. Jadi tanyakan pada diri sendiri apa yang Anda sukai atau apa yang akan membuat Anda kuasai ? Anda akan menghabiskan sebagian besar hari Anda untuk bisnis Anda sehingga merupakan ide bagus bagi bisnis untuk menyediakan pekerjaan yang benar-benar Anda sukai. Tanyakan pada diri sendiri apa yang paling Anda sukai? Apa yang ingin kamu lakukan? Apa pekerjaan / bisnis impian Anda?

Lakukan penelitian
Jangan membuat keputusan yang terburu-buru atau impulsif dan jangan tinggalkan pekerjaan harian Anda sampai Anda benar-benar yakin dengan apa yang ingin Anda lakukan dan rencanakan untuk melakukannya. Luangkan waktu untuk melakukan riset yang baik dengan meneliti industri, pasar, klien target potensial Anda, pesaing Anda. Lakukan riset bisnis yang tepat termasuk analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Dapatkan penanganan yang baik pada pendapatan yang diproyeksikan dan biaya operasi yang realistis serta pemahaman tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas dan menghasilkan lebih banyak pendapatan daripada pengeluaran. 

Identifikasi kekuatan dan keterampilan pribadi Anda dan tentukan apakah ada kesenjangan keterampilan. Tentukan bagaimana Anda akan menutup kesenjangan keterampilan atau kurangnya keahlian tersebut. Kesenjangan apa yang bisa ditutup melalui pelatihan keterampilan? Kesenjangan mana yang bisa ditutup dengan merekrut orang yang tepat? Kesenjangan mana yang bisa ditutup melalui pelatihan atau bimbingan? Tentukan opsi dan peluang apa yang tersedia untuk Anda saat ini?

Belajar dari kesalahan orang lain
Tidak ada kekurangan orang yang telah memulai atau menjalankan bisnis. Berbicaralah dengan sebanyak mungkin orang yang sudah lama sebagai pemilik bisnis. Pelajari apa yang Anda bisa, apa yang anda tidak bisa, dan kesalahan apa yang dilakukan orang lain. Jangan buang waktu dan uang yang berharga. Bersikaplah terbuka untuk mendengarkan perspektif orang lain tentang apa yang akan mereka lakukan secara berbeda.

Rencana Bisnis ke depan
Proses perencanaan bisnis tidak hanya untuk sebagai modal bisnis Anda ke depan, tetapi itu juga merupakan peta jalan yang harus Anda ikuti untuk memastikan kesuksesan. 

Meskipun ada banyak keuntungan menjadi wirausahawan, penting bagi Anda untuk juga mempertimbangkan sisi buruk wirausaha. Menjadi pemilik bisnis yang dipersenjatai dengan sebanyak mungkin informasi, keterampilan, dan alat yang Anda bisa untuk memastikan transisi yang sukses dari karyawan ke pengusaha.
Baca Juga