Ciri Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

    Pada artikel kali ini saya akan coba membagikan bagaimana caranya untuk mengetahui makanan yang kita konsumsi tersebut mengandung boraks atau formalin. Karena dua senyawa itu apabila kita konsumsi akan menimbulkan efek negatif kepada kesehatan tubuh kita, baik efek jangka pendek ataupun efek jangka panjangnya. Dibawah ini akan saya jelaskan bagaimana cirinya, silahkan disimak dan dipahami.
A. Boraks

    Boraks sendiri berbentuk serbuk kristal, tidak berbau, larut didalam air dan tidak larut didalam alkohol dengan kadar pH 9,5. Boraks sendiri digunakan didalam makanan dengan maksud dan tujuan untuk memperbaiki tekstur makanan yang pada akhirnya akan menjadi lebih bagus dari sebelumnya. Berikut ini saya jelaskan contoh makanan yang mengandung boraks :
1. Bakso
    - Menjadi lebih awet atau tahan lama.
    - Teksturnya kenyal beda dengan bakso yang biasanya.
    - Baunya tidak alami.
    - Apabila dilemparkan ke lantai bakso tersebut akan memantul kembali.
2. Gula Merah
    - Teksturnya sangat keras.
    - Terlihat butiran-butiran mengkilap didalamnya.

B. Formalin

    Formalin, tentu kita sudah tidak asing lagi mendengar nama tersebut. Formalin sendiri dipakai didalam makanan fungsinya untuk mengawetkan, padahal efeknya sangat tidak baik bagi tubuh apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Padalah formalin biasanya digunakan sebagai pengawet mayat, disinfektan atau bahkan pembasmi hama. Berikut akan saya uraikan makanan yang mengandung formalin :
1. Ikan
    - Berwarna putih bersih dan bertekstur kenyal.
    - Insang tidak lagi berwarna merah.
2. Ayam Potong
    - Berwarna putih bersih.
    - Apabila disimpan pada suhu kamar akan lebih tahan lama.
3. Tahu
    - Teksturnya menjadi tidak mudah hancur.
    - Bau cukup menyengat akan tetapi tidak tercium lagi bau kedelainya.
    - Bentuk sangat bagus dan kenyal.
4. Mie Basah
    - Tidak lengket.
    - Sangat kenyal.
    - Mie menjadi tidak mudah putus.