Bahaya Makanan yang Mengandung Pewarna Tekstil


    Pada zaman sekarang banyak sekali makanan yang dijual atau dijajakan dipasaran yang memakai zat pewarna. Bukan hanya memakai zat pewarna yang diizinkan oleh pemerintah dalam hal ini yang diizinkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM ), akan tetapi menggunakan pewarna tekstil yang biasa digunakan untuk mewarnai pakaian tekstil yang tentunya sangat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. 

   Zat pewarna tekstil ini banyak mengandung berbagai senyawa yang berbahaya diantaranya adalah zat pewarna tekstil merah atau rhodamin B dan pewarna kuning atau methanyl yellow. Yang biasanya digunakan dalam produk pangan kerupuk, tahu dan mie.
   Bahayanya apabila dikonsumsi dalam jangka waktu pendek bisa mengakibatkan mual,muntah, sakit perut dan tekanan darah rendah. Sedangkan bahayanya apabila kita mengkonsumsi dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan kanker. Bahan makanan yang mengandung pewarna tekstil biasanya mempunyai warna yang lebih mencolok dan mengandung rasa pahit serta biasa dijual dengan harga yang sangat murah.
   Mungkin hal yang mendorong oknum-oknum produsen ataupun pedagang menjual makanan berpewarna tekstil ini lebih ke arah faktor keuntungan. Serta banyak sekali konsumen yang tertipu dengan tampilan yang lebih mencolok dan tentunya dengan harga yang lebih murah.