Dampak Negatif Mengkonsumsi Pemanis Buatan

   
   Didalam dunia industri baik itu industri makanan ataupun minuman sering digunakan sejumlah bahan tambahan pangan, misalnya saja bahan tambahan pangan jenis pemanis buatan yang sering ditambahkan pada makanan atau minuman. Mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung pemanis tersebut dalam jangka pendek ataupun dalam jangka panjang pastinya akan menimbulkan efek negatif bahkan menyebabkan penyakit yang berbahaya.
   Oleh karena itu, dizaman yang sudah semakin canggih ini kita sudah harus bisa memilih jenis makanan ataupun minuman yang baik untuk dikonsumsi agar tidak menimbulkan efek negatif. Berikut ini adalah jenis bahan tambahan pangan pemanis buatan yang sering digunakan pada makanan ataupun minuman beserta efeknya :
1. Sakarin 
    Sakarin adalah jenis pemanis buatan yang merupakan turunan dari sulfonamida yaitu siapapun yang alergi sulfa mungkin akan memiliki sensitifitas alergi terhadap sakarin, termasuk sakit kepala, mual dan diuresis.
2. Aspartam
    Aspartam sendiri adalah bahan pemanis yang paling menakutkan. Penggunaan aspartam pada awalnya hanya bertujuan untuk obat, namun pada saat ini sudah banyak ditemukan didalam minuman berenergi. Efek samping dari aspartam yang paling umum adalah sakit kepala, akan tetapi aspartam juga terkait dengan halusinasi, kejang bahkan hingga tumor otak dan kanker.
3. Siklamat
    Siklamat adalah pemanis buatan yang masih populer di indonesia. Pemanis ini merupakan garam natrium dari asam siklamat. Sifat siklamat sangat mudah larut didalam air dan mempunyai tingkat kemanisan hingga 30 kali gula, Pemanis ini banyak menimbulkan bahaya bagi kesehatan diantaranya adalah migrain, sakit kepala, insomnia, hipertensi, asma hingga kanker otak.