Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Daur Ulang

   
   Pada waktu sekarang ini banyak sekali orang-orang yang mengambil untung tanpa memperdulikan konsumen yang menggunakannya, termasuk dengan minyak goreng atau minyak jelantah daur ulang ini padahal bahaya dan dampaknya sangat buruk untuk kesehatan. Adapun bahan-bahan yang digunakannya kebanyakan didapat dari yang bekas pakai oleh restoran, kemudian didaur ulang kembali untuk mendapatkan minyak goreng yang cukup jernih. Kemudian hasilnya akan dijual kembali dengan harga yang sangat murah di pasaran. Ternyata minyak ini sering digunakan oleh para penjual gorengan dikawasan ibukota.
Bahaya Minyak Jelantah
   Kualitas minyak jelantah atau daur ulang ini sangat menurun, karena minyak ini mengeluarkan kandungan polimer yang dapat terserap dalam bahan pangan berupa asam lemak trans. Dalam minyak ini juga terdapat zat radikal bebas seperti peroksida dan epioksida yang bersifat mutagen dan karsinogen sehingga akan sangat beresiko terhadap kesehatan tubuh manusia. Contohnya saja pada minyak jelantah akan mengakibatkan pemanasan suhu tinggi hingga gangguan kesehatan, terutama berhubungan dengan metabolisme kolestrol.
Bahaya Akut Jangka Pendek
   Gorengan yang telah terkontaminasi timbal yang kita makan bisa mengakibatkan rasa terbakar pada mulut dan kerongkongan, sakit perut disertai rasa mulas yang luar biasa, muntah, diare, berdarah, gangguan ginjal, gangguan otak dengan penglihatan, kejang bahkan hingga mengalami kelumpuhan.
Bahaya dalam Jangka Panjang
   Dalam jangka panjang apabila kita mengkonsumsi nya dengan berulang-ulang akan menyebabkan akumulasi dalam jaringan tubuh, yaitu pada tulang, gigi, otak dan dapat menyebabkan efek pada hati, ginjal, saraf, alat reproduksi dan endokrin pada sistem kekebalan tubuh.