Bahaya Makan dan Minuman Mengandung Pewarna Sintetis

   Makanan ataupun minuman yang kita konsumsi kadang mengandung bahan tambahan pangan yang tinggi. Misalnya saja pewarna makanan, baik pewarna yang alami ataupun yang buatan sering digunakan dalam industri makanan ataupun minuman dengan berbagai alasan. Mungkin diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Memperbaiki variasi warna.
2. Mewarnai makanan yang tidak berwarna.
3. Membuat makanan lebih menarik lagi sehingga mengundang konsumen untuk membelinya.
   Bahaya penambahan zat aditif ini bisa meningkatkan hiperaktivitas pada anak-anak atau suatu kondisi dimana anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian dan mengontrol perilaku mereka.
   Berikut adalah beberapa jenis bahan tambahan pangan pewarna yang sudah dikenal didalam dunia industri dan efek yang akan ditimbulkan, diantaranya adalah :
1. Tartrazine
    Tartrazine adalah pewarna kuning yang banyak digunakan dalam makanan dan obat-obatan. Selain berpotensi meningkatkan hiperaktivitas pada anak-anak yang mengkonsumsinya, tartrazine juga akan menimbulkan efek samping langsung seperti ruam kulit, hidung meler, asma dan anafilaksis sistemik ( shock ). Intoleransinya lebih kepada penderita asma atau orang yang sensitif terhadap aspirin.
2. Sunset Yellow ( Orange Yellow S )
    Sunset yellow adalah pewarna yang bisa dijumpai dalam makanan seperti jus jeruk, es krim dan minuman soda serta obat-obatan. Pewarna ini dapat menimbulkan alergi, mual, muntah, sakit perut dan yang lainnya.
3. Panceau 4R
    Panceau 4R ini adalah jenis pewarna merah hati yang digunakan dalam berbagai produk seperti selai, kue, agar-agar dan minuman ringan lainnya. Ponceau 4R ini dianggap karsinogenik ( penyebab kanker ) dibeberapa negara. Pewarna ini dapat meningkatkan serapan alumunium sehingga akan melebihi batas toleransi.
4. Alurra Red
    Alurra Red adalah jenis pewarna sintetis merah jingga yang banyak digunakan dalam industri permen dan minuman. Aluura red ini sudah banyak dilarang dibeberapa negara.
5. Quinoline Yellow ( E104 )
    Pewarna makanan kuning ini digunakan dalam produk seperti es krim dan minuman energi. Zat ini sudah dilarang karena dianggap meningkatkan serangan asma serta meningkatkan resiko hiperaktivitas.